0 komentar

TOPOLOGI JARINGAN

TOPOLOGI JARINGAN

Suatu cara bagaimana sebuah data dikirimkan dalam suatu jaringan


Macam-macam topologi jaringan dasar:
1.BUS
Karakteristik:
Menggunakan kabel BNC
Sambungan menggunakan T Conector
Konektor yang berada di ujung adalah Terminator
Kecepatan pengiriman data Maksimal 10 Mbps
Kelebihan:
Installasi mudah
Harga perangkat murah
Kekurangan:
Kecepatan rendah
Jika salah satu sambungan putus maka sambungan yang lain terganggu
Cara kerja:
A > B > C > D > Terminator > D > C > B > A

2.RING
Karakteristik:
Menggunakan kabel UTP
Kelebihan:
Pengiriman data lebih cepat
Kekurangan:
Harga lebih mahal
Installasi lebih rumit
Jika salah satu sambungan putus maka sambungan yang lain terganggu
Cara kerja:
A > B > C > D > A

3.STAR
Karakteristik:
Menggunakan kabel UTP
Kelebihan:
Installasi lebih mudah
Harga murah
Pengiriman data cepat
Jika salah satu sambungan putus maka sambungan yang lain tidak terganggu
Cara kerja:
Pengiriman harus mengirimkan Broadcast ke semua komputer terlebih dahulu. Lalu data akan langsung dikirimkan ke tujuan.



BENTUK PENGIRIMAN DATA
1.Broadcast : hubungan dengan semua
2.Unicast : hubungan dengan satu
3.Multicast : hubungan dengan beberapa


MACAM-MACAM JARINGAN DILIHAT DARI TEMPATNYA
1.LAN (Local Area Network)
Jaringan dalam satu area yang tersambung kabel/wireless
Perangkat LAN:
Komputer
Switch
HUB
Bridge (penghubung antar jaringan)
Router
Card LAN/NIC (Network Interface Card)

2.WAN (Wide Area Network)
Jaringan berbasis luas yang merupakan kumpulan LAN
Perangkat WAN:
DTE
DCE

3.MAN (Metropolitan Area Network)
Jaringan yang berbasis sangat luas yang merupakan kumpulan WAN
Perangkat MAN:
Hampir sama dengan WAN

read more
0 komentar

KEYBOARD,MOUSE

KEYBOARD DAN MOUSE

KEYBOARD: peripheral yang berbentuk seperti papan yang terdiri dari beberapa tombol huruf berjumlah 104 karakter. Digunakan untuk menginput teks dan juga untuk mengontrol pengoperasian komputer

Cara Kerja:
1.ketika tombol ditekan, tombol tersebut akan menekan sebuah karet yang ada di bawah tombol tersebut
2.karet tersebut terhubung dengan sebuah chip yang akan mentransmisikan sinyal yang didapat ketika tombol ditekan
3.sinyal yang ditransmisikan berbentuk kode-kode Biner
4.data yang berbentuk biner tersebut akan di Generate oleh chip komputer
5.setelah di Generate akan ditampilkan kembali menjadi tampilan asli berbentuk huruf pada layar monitor
Keyboard terdiri dari 5 bagian:
1.tombol qwerty
2.tombol fungsi
3.tombol edit
4.tombol kontrol kursor
5.tombol numerik

MOUSE: peripheral yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam computer selain papan ketik. Mouse sebagai penunjuk pada Software berbasis Windows.
Cara Kerja:
1.bola akan berputar saat mouse bergerak
2.penggulung X dan Y mencengkeram bola dan memindahkan gerakannya
3.cakram menerjemahkan gerakan menjadi kode optical lewat lubang cahaya
4.LED infrared memancarkan lewat cakram
5.sensor mengumpulkan pantulan cahaya untuk mengubah posisi X dan Y
read more
0 komentar

SISTEM OPERASI

SISTEM OPERASI

Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertanggung jawab mengendalikan langsung dan mengelola perangkat keras dan pengoperasian dasar sistem, termasuk juga menjalankan bermacam aplikasi di atasnya, misalnya pengolah kata atau perambah Web.

Penjelasan lebih rinci tentang sistem operasi
MicrosoftWindows - keluarga Microsoft Windows adalah sistem operasi untuk desktop yang umum digunakan.
GNULinux - Linux merupakan perangkat lunak Free Software yang paling populer.

GNU/Linux, atau dengan mudah juga dipanggil singkat sebagai "Linux", merupakan pilihan SistemOperasi yang menarik apabila Anda memiliki perangkat keras yang agak kuno. Hal ini karena GNU/Linux tidak terlalu menuntut perangkat keras yang cepat, dan bisa dipasang pada hard disk berukuran cukup kecil. GNU/Linux terdiri atas beberapa variasi yang dikembangkan oleh distributornya, oleh karena itu istilah yang merujuk pada variasi ini disebut dengan distro. Yang perlu diperhatikan pada penyebutan versi adalah versi GNU/Linux itu sendiri, yang ditandai dengan nomor kernel, dan versi distro. Sebagai misal, Debian GNU/Linux versi 3.0 dengan kernel versi 2.4.18. Angka 3.0 adalah versi milik distribusi, dalam hal ini Debian, dan 2.4.18 adalah versi kernel.
Karena termasuk produk perangkat lunak bebas, GNU/Linux relatif murah (sebagian besar malah tersedia cuma-cuma!) dibanding sistem operasi komersial. Perolehannya juga mudah: bagi pemakai dengan akses Internet berkecepatan tinggi dapat langsung mengambil sumber dari server utama distribusi, sedangkan instalasi lewat CD juga mudah diperoleh dengan langsung membeli versi CD.
Dukungan teknis GNU/Linux juga "meriah" di Indonesia, baik lewat komunitas, puluhan mailing-list yang semakin spesifik jenisnya, dan juga diskusi lewat forum atau IRC. Di Indonesia, GNU/Linux diwadahi oleh kelompok besar berskala nasional dan memiliki cabang di banyak kota besar, yakni Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI).
read more
0 komentar

Over Clock

OVER CLOCK

overclocking adalah mempercepat kinerja komputer (h/w) dengan cara "tweaking" meningkatkan mutlipier, dan banyak cara lainnya. dampak dari overclock ini adalah tentu saja kinerja komputer lebih cepat dari standar yang di keluarkan pabrikan, sehingga overclock ini banyak digunakan agar "memiliki komputer yang lebih cepat dari komputer yang mereka miliki". namun tentu saja hal ini seperti pedang bermata dua, sebagai konsekuensi dari peningkatan kecepatan ini panas yang dihasilkan dapat menjadi sangat tinggi, sehingga sistem seringkali menjadi tidak stabil. karena itu dalam proses "overclock" ini sistem pendingin sangat penting (air flow dll) selain dari software penganalisa dan backup BIOS.

disinilah tantangan para overclocker.

meningkatkan kinerja komputernya, namun tetap menjaga kestabilan sistem komputer sehingga dapat dipergunakan secara optimal. hal yang paling terasa manfaat overclock adalah untuk GAMER mania, dimana game yang berat dan memiliki system requirment yang tinggi dapat dimainkan dengan lancar dengan komputer yang pas-pasan atau dapat dimainkan lebih cepat dengan komputer yang biasa-biasa saja.

apakah anda tertarik dengan overclock ini?

overclock biasanya mencakup tiga hal dalam h/w komputer yaitu:

1. Processor

2. RAM

3. VGA

masing-masing dari h/w ini memiliki cara yang berbeda dalam meningkatkan kinerjanya, merk dan spesifikasi produk juga berbeda dari masing-masing produsen dan tahun pembuatan.

read more
TROUBLESHOOTING

Troubleshooting, adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris, yang merujuk kepada sebuah bentuk penyelesaian sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan. Troubleshooting, kadang-kadang merupakan proses penghilangan masalah, dan juga proses penghilangan penyebab potensial dari sebuah masalah. Troubleshooting, pada umumnya digunakan dalam berbagai bidang, seperti halnya dalam bidang komputer, administrasi sistem, dan juga bidang elektronika dan kelistrikan


TROUBLESHOOTING MOTHERBOARD-MATHERBOARD BARU

Kalau prosesor dianggap sebagai “otak” komputer, maka motherboard boleh dianggap merupakan “jantung” kehidupan di PC. Sebagai komponen yang menyandang “beban berat” kerusakan sedikit saja bisa membikin PC tersengal-sengal.
Pada komputer generasi awal, komponen seperti prosesor dan Ram langsung dilekatkan pada motherboard tanpa bisa diganti-ganti atau ditambah lagi. Model semacam ini dinamakan backplane. Desain baru yang bersifat modular memungkinkan penggantian beberapa komponen yang melekat pada motherboard secara mudah, sekaligus memberikan keleluasaan tersedianya peluang-peluang peningkatan teknologi PC itu sendiri.
Namun, kemudahan senantiasa mengandung resiko. Begitu pula dengan motherboard. Sejak motherboard dijadikan “sasaran tembak” utama untuk menghasilkan PC yang optimal, kita dihadapkan pada keruwetan-keruwetan yang semakin besar. Mari tunjuk beberapa contoh. Peningkatan kebutuhan prosesor yang bertenaga membuat desain motherboard harus mengikuti tuntutan perkembangan prosesor. Kebutuhan akan transfer data yang lebih cepat membutuhkan desain motherboard terus berubah. Perkembangan-perkembangan terbaru seperti teknologi Fire Ware, USB 2.0, RAID System, Smart Card, Secure Digital, wireless, semuanya berkumpul pada lahan yang sama : motherboard.
Meski untuk saat ini belum semua teknologi tersebut populer, namun untuk memberi daya tarik suatu produk motherboard para produsen pun tak kurang akal. Mereka beramai-ramai menyediakan ruang upgrade itu, tanpa harus menyertakannya ketika ia diproduksi secara massal, untuk tetap membuatnya tetap ekonomis.
Beragamnya tipe chipset pada motherboard yang menjadi tolak ukur dukungan teknis juga kian membuat para pengguna dipusingkan untuk memilih mana yang terbaik. Belum lagi selesai dengan masalah yang satu ini, kita juga dihadapkan dengan berbagai kekhawatiran, bagaimana mengatasi persoalan bilaman terjadi motherboard sebagai jantung PC, masalah sedikit saja bisa membuat PC termehek-mehek.
Justru dengan banyaknya pilihan tersebut, kunci pertama supaya kita tetap tidak tersesat dalam belantara adalah memahami seni arsitektur motherboard, dan membekali diri dengan kemampuan praktis yang mumpuni. Berikut ini langkah-langkahnya.
Repair or Replace
Keputusan untuk mereparasi sangat ditentukan oleh tingkat kerusakan yang terjadi pada sebuah motherboard. Sementara, langkah penggantian sangat tergantung oleh tingkat daya dukung teknologi motherboard ataupun kemampuan ekonomi Anda dalam membelanjakan barang-barang komputer. Masalahnya adalah bagaimana seandainya motherboard itu masih terhitung baru, sementara kita tidak mampu mendeteksi kerusakan atau menentukan jalan keluarnya? ikuti dulu langkah kedua sebelum memutuskan untuk membeli yang baru.
Back to Basics !
Periksa semua konektor. Tentu saja, langkah ini diperlukan untuk memastikan bahwa tidak ada satu konektor pun yang terlepas atau tidak tertancap dengan benar.
Periksa semua komponen yang melekat. Ini penting untuk memdeteksi, apakah pemasangan prosesor, RAM, VGA Card sudah benar atau belum. Juga untuk memastikan bahwa secara fisik IC-IC di dalam motherboard tidak mengalami kerusakan atau terlepas.
Periksa sumber listrik yang masuk melalui power suplay. Untuk memastikannya, periksa dulu suplai listrik dari jala listrik, lalu periksalah output listrik pada kabel-kabel power suplay dengan menggunakan multimeter. Pastikan bahwa output tiap kabel sudah sesuai dengan yang direkomendasikan pada buku manual.
Periksa, adakah barang-barang asing yang mengganggu jalur motherboard. Kabel, sekrup, kotoran, juga debu bisa mempengaruhi nafas kehidupan motherboard. Gangguan semacam ini, selain membuat lalu lintas data terganggu, bila posisinya strategis bisa menimbulkan hubungan pendek alias konslet.
Periksa jumper-jumper, DIP switch, atau pin-pin pengatur setiap fitur dengan teliti dan benar. Pastikan bahwa Anda mengacu pada buku manual jangan menggunakan ilmu hafalan. Setting yang salah bisa membuat motherboard Anda tak mau hidup.
Periksa bagian-bagian motherboard yang melekat pada casing. Hubungan pendek akibat penguncian tanpa isolator antara casing, sekrup pengunci dengan motherboard akan membuat listrik terhenti setiap kali tombol power ditekan.

Sistem PC tidak menyala ketika kartu grafis onboard diganti dengan VGA Card
Masalah semacam ini sering terjadi ketika pengguna hendak melakukan upgrade kartu grafis pada motherboard yang memiliki VGA add on yang terpasang. Namum, pada sebagian motherboard, Anda harus melakukan pergantian setting secara manual. Sebenarnya ini tidak akan terjadi kalau Anda tahu tips dan triknya. Biasanya masalah akan terjadi ketika kartu grafis add on ditancapkan dan Anda melakukan booting untuk pertama kalinya. Sistem kemudian tidak menyala sama sekali. Bahkan tidak mengeluarkan bunyi beep sama sekali.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menggunakan kembali VGA onboard Anda. Ketika sudah masuk sistem Windows, lakukan uninstall driver VGA onboard yang Anda pakai. Setelah itu, lakukan restart kembali sistem Anda untuk kemudian masuk pada menu BIOS. Pada menu ini, Anda harus mematikan atau mend-disable fitur VGA onboard. Setelah mematikan fungsi ini keluarlah dari BIOS dan matikan sistem.
Langkah selanjutnya adalah pasang kartu grafis add on Anda pada slot AGP atau slot PCI sesuai dengan tipe kartu grafis yang hendak Anda pakai. Setelah tertancap dengan benar pada slot yang sesuai, nyalakan kembali sistem Anda. Sistem akan kembali menyala dengan kartu grafis add on sebagai kartu grafis utama. Jangan lupa untuk menginstall driver terbaru yang sesuai dengan kartu grafis tersebut.

Sistem tidak bekerja ketika prosesor diganti
Kejadian ini amat sering terjadi ketika Anda hendak melakukan upgrade atau downgrade dengan menggunakan prosesor yang memiliki front side bus yang berbeda. Misalnya ketika Pentium Anda ber-FSB 533 MHz Anda ganti dengan yang ber-FSB 400 MHz, sementara BIOS Anda masih men-setting sistem bekerja pada FSB 533 MHZ.
Agar sistem mau bekerja kembali, ada dua cara yang bisa ditempuh. Cara pertama adalah masuk ke sistem BIOS dan mengganti FSB yang dipakai dari 133 MHZ manjadi 100 MHz. Ini dengan catatan kalau sistem motherboard dan prosesor Anda masih bisa mentolerir penggunaan FSB yang jauh lebih tinggi dibanding yang dipakai.
Cara lain adalah melakukan clear CMOS. Apabila langkah ini sudah dilakukan. Masuklah ke menu BIOS Anda dan pastikan FSB yang dipakai sudah sesuai dengan FSB yang bekerja pada prosesor Anda. Langkah ini dijamin manjur untuk mengatasi masalah yang semacam ini.

Sistem tidak bekerja ketika modul memori DDR diganti
Ada beberapa kemungkinan masalah yang mungkin jadi penyebab mangapa masalah semacam ini terjadi. Pertama adalah kompatibilitas motherboard yang dipakai terhadap memori baru yang dipasang. Penyebabnya ada dua, yaitu masalah chip memori yang digunakan atau masalah tipe memori yang dipakai. Beberapa motherboard mensyaratkan secar tegas jenis chip yang dipakai. Apabila tidak sesuai, motherboard tidak akan mendeteksi adanya memori yang berakibat pada tidak bekerjanya sistem. Sementara beberapa motherboard juga tidak mau dipasangi memori tipe single side atau double side. Sekali lagi ini masalah kompatibilitas motherboard terhadap memori yang dipasang. Apabila masalahnya adalah chip memori, update BIOS terkadang bisa jadi salah satu pemecahan jitu.
Kemungkinan kedua adalah tipe memori yang dipasang memiliki CAS latency yang lebih rendah ketimbang CAS latency memori sebelumnya, sementara pada BIOS latency masih di-setting pada CAS-2. cara satu-satunya adalah dengan melakukan reset atau clear BIOS. Setelah itu masuklah pada menu BIOS yang mengatur latency yang bekerja pada memori dan ubah sesuai dengan kemampuan memorinya. Yang paling aman adalah dengan mengubah latency yang bekerja pada CL-2,5.

Sistem tidak bekerja meski semua power sudah terpasang
Bisa jadi masalah ini muncul lantaran beberapa penyebab. Pertama periksa apakah ada aliran listrik yang masuk pada motherboard. Ini penting untuk memastikan adakah aliran listrik yang mengalir pada motherboard. Pada sebagian besar motherboard, indikasi adanya arus listrik yang mengalir ini ditandai dengan lampu LED yang menyala. Kalau lampu ini tidak menyala, bisa dipastikan tidak ada arus listrik yang mengalir.
Kedua, kemungkinan power suplay yang tidak terlalu bagus alias tidak memiliki tenaga yang sesuai. Cara satu-satunya adalah menganti power suplay yang Anda punya dengan yang lebih bagus.
Penyebab ketiga yang mungkin adalah tidak terpasangnya kartu grafis dengan benar. Ini memang biasa terjadi kalau Anda sembrono memasang kartu grafis add on. Untuk mengatasinya, Anda bisa memperbaiki posisi pemasangan. Usahakan agar posisinya tegak lurus terhadap motherboard.
Penyebab keempat yang sering tidak terbayang adalah rusaknya tombol power atau koneksinya yang menghubungkan front panel dengan tombol power pada casing depan. Ini menyebabkan Anda tidak dapat menyalakan sistem meski semua terpasang dengan benar.

Sistem tiba-tiba hang ketika di overclock
Ada beberapa penyebab untuk masalah ini. Penyebab pertama ada pada beberapa komponen yang membutuhkan frekuensi kerja yang lebih tinggi. Ini misalnya terjadi untuk AGP ataupun PCI yang terpasang. Untuk melakukan ini, Anda bisa masuk ke BIOS dan menaikkan frekuensi kerjanya. Ini pun dengan catatan apabila motherboard yang Anda pakai memang mendukung.
Penyebab kedua adalah kurangnya tegangan yang dipakai. Untuk itu, Anda juga bisa masuk ke menu BIOS dan melakukan penaikan tegangan, baik pada prosesor atau memori. Tapi cara ini riskan karena sangat tergantung pada kemampuan dan daya tahan motherboard, prosesor, memori, ataupun kartu grafis yang dipasang. Ini karena kenaikan tegangan akan mempengaruhi kerja dari beberapa periferal yang terpasang.

Sistem tidak bekerja karena hardisk tidak terdeteksi
Masalah ini sering sekali muncul pada beberapa motherboard. Kesalahan sendiri terjadi bukan pada motherboard-nya, tetapi pada kabel data yang Anda gunakan. Kesalahan ini biasanya muncul karena Anda menggunakan port secondary dan bukan port primary meskipun Anda tidak menggunakannya buat CD-ROM atau drive lain. Pada beberapa sistem, motherboard tidak akan mendeteksi lantaran penggunaan kabel data semacam ini. Solusi yang bisa dilakukan adalah menggunakan port utama pada kabel IDE untuk hardisk sementar secondary untuk CD-ROM drive atau yang lain.

Sistem tidak bekerja ketika kabel fan CPU tidak dipasang
Ini biasa terjadi pada beberapa motherboard yang memiliki tingkat keamanan yang cukup baik. Pada motherboard yang demikian, sistem tidak akan mau bekerja kalau kabel fan tidak terpasang pada pin yang sesuai yaitu pin CPU fan. Ini dimaksudkan untuk menjamin agar fan bekerja untuk melindungi prosesor dari panas berlebihan. Nah, kalau Anda tidak memasang kabel fan pada pin power fan, atau bahkan tidak memasang pada salah satu pin, otomatis sistem tidak akan bekerja. Langkah satu-satunya yang diambil adalah memasang kabel fan CPU pada pin yang sesuai.

Ketika booting sistem nyatakan disk fail
Masalah ini muncul kalau Anda tidak memiliki floppy drive sementara pada BIOS fitur ini masih difungsikan. Cara satu-satunya adalah masuk ke menu BIOS dan matikan fitur yang satu ini.

Sistem tidak bekerja ketika primary graphic adapter diganti
Ini biasa terjadi pada motherboard yang memiliki fitur VGA onboard. Ketika akan diganti dengan kartu grafis add on, baik yang berebasis PCI ataupun AGP. Ketika setting yang dipasang tidak sesuai dengan kondisi nyata, sistem tidak akan mampu melakukan booting. Satu-satunya langkah yang bisa diambil adalah dengan melakukan clear CMOS atau bahkan mencabut baterai CMOS kalau jumper untuk melakukan clear CMOS tidak ada. Ini untuk memaksa motherboard kembali pada posisi default. Setelah booting dapat dilakukan, masuk pada menu BIOS dan ubah setting primary graphic adapter sesuai dengan jenis kartu grafis yang dipasang. Apabila Anda memasang kartu grafis berbasis AGP, setting fitur ini pada AGP add on.

BIOS yang terkunci Password
Password BIOS biasanya digunakan user untuk melindungi setting BIOS pada komputer. Dan bila Anda ingin mereset password pada BIOS tidak terlalu susah untuk mengkoneksikan bateray CMOS nya, dengan sedikit trik pada Dos, Anda bisa mereset BIOS tersebut.
Pertama keluarlah dari Windows atau me-reboot komputer, jalankan komputer pada MS-DOS mode, gunakan pilihan “ Command prompt only”
Pada C:\> prompt, ketik :
DEBUG
Tekan enter. Anda akan melihat tanda ( - ) pada DEBUG prompt, kemudian ketik: o 70 2e
Pada DEBUG prompt akan ditampilkan seperti –o 70 2e. Tekan enter, ketik :
o 71 ff
Tekan enter, terakhir ketik :
Q
Tekan enter, makan Anda akan keluar dari DEBUG prompt dan kembali pada C:\> prompt
Sekarang reboot PC Anda, tekan tombol del, dan password untuk memasuki Setup BIOS pun sudah lenyap.

read more
htmlQ




28 April 2008
read more
PERINTAH-PERINTAH DALAM LINUX BERBASIS TEXT

MEMBUAT DIRECTORY
md ”nama directory”
MELIHAT DIRECTORY
dir atau ls
MEMBUAT FILE
1.vi ”nama file” (enter)
2.tekan insert (masukkan data)
3.esc
4.: save ”nama lain”
5.enter
6.esc
7.: q

1.
MENGHAPUS FILE
rm –vi ”nama file yang akan dihapus”
MENGHAPUS DIRECTORY
rd ”nama directory”
MEMINDAHKAN DIR
mv
MASUK ROOT
su
KELUAR DARI WINDOWS
: q (enter)
EJECT CD
cd eject
EJECT USB
umount /media /usb
ME-RESTART
shutdown –r now
SHUT DOWN
shutdown –h now

read more